Strategi Akuntabilitas Publik dalam Pencegahan Fraud Dana Desa: Studi Kasus PMD Kabupaten Gowa
DOI:
https://doi.org/10.34128/jra.v9i2.683Kata Kunci:
Akuntabilitas Publik, Fraud dana desa, Fraud triangle theory, Siskuades, TransparansiAbstrak
Dana Desa memainkan peran penting dalam pembangunan, namun besarnya alokasi dana tidak diimbangi dengan kapasitaspengelolaan yang memadai, sehingga berisiko tinggi terhadapkecurangan (fraud). Penelitian ini bertujuan untuk mengkajistrategi akuntabilitas publik yang diimplementasikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gowadalam mencegah fraud Dana Desa melalui lensa Fraud Triangle Theory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif denganstudi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktifMiles dan Huberman. Temuan penelitian mengungkapkerentanan fraud yang ditandai dengan ketidakberfungsianSistem Keuangan Desa (SISKUADES) bagi publik. Analisismelalui tiga elemen fraud triangle menunjukkan: (1) Adanya pressure dari ketidakpercayaan masyarakat dan kasus korupsisebelumnya; (2) Terbukanya opportunity akibat lemahnyapengawasan eksternal dari masyarakat; dan (3) Adanya rationalization dari oknum PMD dengan alasan yang tidakberdasar untuk membenarkan ketidaktransparanan. Disimpulkan bahwa strategi akuntabilitas publik PMD Gowabelum efektif mencegah fraud. Diperlukan penguatanpengawasan eksternal yang independen dan memastikanmekanisme transparansi yang benar-benar dapat diaksesmasyarakat.
Referensi
akuntabilitas publik, fraud dana desa, fraud triangle theory, siskuades, transparansi
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Andi Kartika, M. Shidiq Al Mutawakkil, Linda Arisanti Razak, Amril Amril

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









